Nurnaningsih, Mahasiswa Prodi S3 SAA Peraih Cumlaude

Nurnaningsih merupakan mahasiswa Prodi S3 Studi Agama-agama (SAA) Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tepat pada hari Rabu tanggal 28 September 2022, Ibu Nurnaningsih alhamdulillah berhasil secara resmi menyelesaikan pendidikan S3-nya. Dengan dilaksanakannya Ujian Sidang Senat Terbuka Promosi Doktor Nurnaningsih, maka selesai sudah perjuangan beliau dalam mengarungi pendidikan S3 di Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Gelar Doktor diberikan kepada Ibu Nurnaningsih sebagai bukti sekaligus apresiasi terhadap perjalanan panjang dalam kehidupan akdemiknya. Sidang Senat Terbuka Promosi Doktor dilangsungkan secara khidmat dan lancar mulai pukul 09.00 WIB s/d 11.30 WIB. Sidang bertempat di Aula Selatan Lt. 4 Gedung Pascasarjana Kampus II UIN SGD Bandung. Keluarga, sahabat, rekan kerja, mahasiswa seperjuangan, serta tamu undangan secara umum yang menghadiri acara tersebut nampak cukup antusias mengingat sepak terjang promovenda dalam ranah ilmu pengetahuan yang cukup mumpuni.

Judul penelitian dalam disertasinya yaitu, “Agama dan Terapi Spiritual (Religiusitas Terapis pada Komunitas Sefter Bandung)”. Pelaksanaan sidang berjalan secara khidmat dan lancar. Diawali dengan pembukaan acara oleh Pimpinan Sidang; Dr. H. Ajid Thohir, M.Ag., CIHS. Kemudian presentasi penelitian dalam disertasi oleh promovenda, dilanjutkan sesi tanya jawab dari jajaran Oponen Ahli yang terdiri dari; Dr. H. Isep Zaenal Arifin, M.Ag. ; Dr. Agus Abdul Rahman, S.Psi., M.Psi. ; Dr. Dadang Ahmad Fajar, M.Ag. Secara keseluruhan, jajaran Penguji menganggap bahwa promovenda sangat menguasai topik kajian yang diangkat dalam penelitian serta pemahaman terhadap fenomena yang baik. Hal tersebut pula yang membuat jajaran Promotor yang terdiri dari: Prof. Dr. H. Asep Muhyidin, M.Ag., selaku Ketua Promotor ; Dr. Yeni Huraini, M.Hum., & Dr. Husnul Qodim, MA., selaku anggota Promotor.

Berdasarkan kegiatan Sidang Senat Terbuka ini, Dr. Nurnaningsih dinyatakan sebagai Doktor ke 706 yang diluluskan Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Doktor ke 159 di Prodi Studi Agama-agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Beliau mendapatkan predikat cumlaude dengan IPK 3,83. Rangkaian kegiatan pun diakhiri dengan sesi foto bersama serta ucapan syukur dan terimakasih dari promovendus bagi seluruh pihak terkait.