Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama

Sistem Tata Pamong

Berdasarkan Pasal 46, 47, 48, dan 49 Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Program Tata Pamong Studi Pendidikan Agama Islam (S2) Struktur struktural merupakan bagian integral dari tata pamong Program Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Struktur Organisasi Program Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung terdiri atas:

  1. Direktur Program Pascasarjana yang memiliki tugas memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepda masyarakat, membina tenaga pendidik dan kependidikan, mahasiswa, serta tenaga administrasi Program Pascasarjana. Direktur Program Pascasarjana diangkat dan diberhentikan oleh Rektor setelah mendapat pertimbangan Senat UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Direktur Program Pascasarjana diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak lebih dari 2 (dua) kali masa jabatan berturut-turut;
  2. Ketua Program Studi memiliki tugas pokok Membantu Direktur Program Pascasarjana dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada Program Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, antara lain menyelenggarakan pelaksanaan dosen dan memimpin kegiatan akademik berupa kegiatan pembelajaran sesuai dengan standar kualifikasi akademik yang telah ditetapkan. Ketua Program Studi Diangkat dan diberhentikan oleh Rektor atas usul Direktur Program Pascasarjana;
  3. Sub-bagian Tata Usaha melakukan tugas administrasi umum, perlengkapan, kepegawaian, keuangan, pendidikan, dan kemahasiswaan Program Pascasarjana;
  4. Dosen memiliki tugas pokok memimpin pelaksanaan kegiatan belajar dan berkewajiban memfasilitasi mahasiswa dan mencapai kompetensi keilmuan serta mengevaluasi hasil belajar mahasiswa;
  5. Mahasiswa adalah peserta didik yang telah memenuhi semua persyaratan untuk belajar dan menuntut ilmu di lingkungan Program Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung serta memiliki hak dan kewajiban yang diatur oleh ketentuan yang berlaku.

Sistem Kepemimpinan

  1. Sistem pemilihan para pejabat di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengedepankan meritokrasi (berbasis demokrasi dan kinerja) sistem sehingga sangat memungkinkan terpilihnya pejabat dan kepemimpinan yang terbaik;
  2. Adanya standar minimum kompetensi bagi seseorang yang dapat diangkat sebagai pengajar atau ditugaskan dalam suatu jabatan di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung;
  3. Evaluasi kinerja dosen maupun para pejabat di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dilaksanakan secara rutin dan terjadwal;
  4. Terdapat standar kompetensi dan peraturan kepegawaian yang memungkinkan pengelolaan ketenagaan bertanggung jawab dan adil.
  5. Pengelolaan ketenagaan dilaksanakan oleh akuntabel, terencana dan berpegang teguh pada prinsip-prinsip profesionalisme, disiplin, kejujuran dan ketaatan.